Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh dan selamat sore readers!
MAKASSAR DUBELS MEDIA - Tepat pada hari ini, 15 Januari 2018 diperingatu sebagai Hari Dharma Samudera yang di mana merupakan upacara untuk memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 15 Januari 1962, dimana pada saat itu telah terjadi pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut.
Peristiwa “Pertempuran Laut Aru” yang terjadi 45 tahun silam merupakan dampak dan konfrontasi Indonesia – Belanda akibat sengketa Irian Barat atau yang kini kita kenal sebagai Propinsi Irian Jaya. Hal tersebut bermula dari keingkaran Pemerintah Kerajaan Belanda untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI, meskipun telah disepakati dalam Perjanjian Roem-Roijen 1949. Sehingga akhirnya Indonesia kemudian mengumandangkan Tri Komando Rakjat atau disingkat Trikora yang intinya menuntut pengembalian Irian Barat melalui berbagai cara, termasuk dengan cara pengerahan kekuatan militer.
Upacara tabur bunga hari Dharma Samudera tahun 2018 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk di Lanal Ternate tersebut, untuk mengenang peristiwa heroik pada setiap tanggal 15 Januari 1962, karena pada tanggal tersebut merupakan persitiwa pertempuran laut aru menggunakan KRI Macan Tutul yang dikomandani oleh komandan Yoes Soedarso dalam rangka merebut kembali Papua Barat ke pangkuan ibu pertiwi.
Komandan Pangkalan TNI Al (Danlanal) Ternate, Kolonel Laut (P), Rizaldi mengatakan bahwa upacara hari Dharma Samudera tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan kegiatan ini juga akan diikuti dengan kegiatan evaluasi diri seluruh prajurit untuk mengevaluasi kekurangan di tahun 2017 sehingga ke kekurangan tersebut dapat menjadi pelajaran ditahun-tahun kedepan.
“Mumpung ini awal tahun 2018, makanya kita harus evaluasi dari berbagai pengalaman sehingga kita lbisa lebih siap menghadapi tantangan kedepan, karena kami telah bertekat untuk mengawal ibu pertiwi dari segala ancaman yang masuk,” tegasnya.
Ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari berbagai pertempuran laut yang pernah terjadi di Indonesia. Hikmah tersebut tidak semata mengenai pertempuran laut dan semangat rela berkorban dari para pelaku sejarah, melainkan lebih dari itu yaitu menyangkut eksistensi dan kedaulatan sebuah negara. Tidak dapat dipungkiri, bahwa sebuah pertempuran atau insiden bersenjata dapat terjadi karena salah satu pihak melakukan pelanggaran wilayah secara ilegal atau paksa.
Selamat Hari Dharma Samudera kepada seluruh TNI AL di seluruh Indonesia!😉
Sumber: Radio Republik Indonesia
MAKASSAR DUBELS MEDIA - Tepat pada hari ini, 15 Januari 2018 diperingatu sebagai Hari Dharma Samudera yang di mana merupakan upacara untuk memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 15 Januari 1962, dimana pada saat itu telah terjadi pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut.
Peristiwa “Pertempuran Laut Aru” yang terjadi 45 tahun silam merupakan dampak dan konfrontasi Indonesia – Belanda akibat sengketa Irian Barat atau yang kini kita kenal sebagai Propinsi Irian Jaya. Hal tersebut bermula dari keingkaran Pemerintah Kerajaan Belanda untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI, meskipun telah disepakati dalam Perjanjian Roem-Roijen 1949. Sehingga akhirnya Indonesia kemudian mengumandangkan Tri Komando Rakjat atau disingkat Trikora yang intinya menuntut pengembalian Irian Barat melalui berbagai cara, termasuk dengan cara pengerahan kekuatan militer.
Upacara tabur bunga hari Dharma Samudera tahun 2018 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk di Lanal Ternate tersebut, untuk mengenang peristiwa heroik pada setiap tanggal 15 Januari 1962, karena pada tanggal tersebut merupakan persitiwa pertempuran laut aru menggunakan KRI Macan Tutul yang dikomandani oleh komandan Yoes Soedarso dalam rangka merebut kembali Papua Barat ke pangkuan ibu pertiwi.
Komandan Pangkalan TNI Al (Danlanal) Ternate, Kolonel Laut (P), Rizaldi mengatakan bahwa upacara hari Dharma Samudera tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan kegiatan ini juga akan diikuti dengan kegiatan evaluasi diri seluruh prajurit untuk mengevaluasi kekurangan di tahun 2017 sehingga ke kekurangan tersebut dapat menjadi pelajaran ditahun-tahun kedepan.
“Mumpung ini awal tahun 2018, makanya kita harus evaluasi dari berbagai pengalaman sehingga kita lbisa lebih siap menghadapi tantangan kedepan, karena kami telah bertekat untuk mengawal ibu pertiwi dari segala ancaman yang masuk,” tegasnya.
Ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari berbagai pertempuran laut yang pernah terjadi di Indonesia. Hikmah tersebut tidak semata mengenai pertempuran laut dan semangat rela berkorban dari para pelaku sejarah, melainkan lebih dari itu yaitu menyangkut eksistensi dan kedaulatan sebuah negara. Tidak dapat dipungkiri, bahwa sebuah pertempuran atau insiden bersenjata dapat terjadi karena salah satu pihak melakukan pelanggaran wilayah secara ilegal atau paksa.
Selamat Hari Dharma Samudera kepada seluruh TNI AL di seluruh Indonesia!😉
Sumber: Radio Republik Indonesia

Komentar
Posting Komentar