MAKASSAR, DUBELS MEDIA, — Hari anak yang diperingati setiap tanggal 23 Juli di Indonesia ternyata juga dirayakan di seluruh dunia. Namun, faktanya untuk setiap negara ternyata merayakannya di tanggal-tanggal yang berbeda.
Di Indonesia sendiri, penentuan hari anak di tanggal 23 Juli ini merupakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1948 yang terjadi pada tanggal 19 Juli 1984. Lantas, kenapa Hari Anak Nasional (HAN) menjadi penting?
Peringatan HAN merupakan momentum yang tidak boleh diabaikan sebab menjadi sarana untuk menggugah terwujudnya kepedulian serta partisipasi seluruh masyarakat Indonesia terhadap penghormatan, penghargaan, serta jaminan terhadap hak-hak anak untuk tidak membeda-bedakan mereka.
Selain itu, HAN menjadi penting untuk menjadi pengingat untuk tetap memberikan yang terbaik untuk anak serta menjamin maksimalnya kelangsungan hidup dan tumbuh kembang seorang anak. Adanya perayaan HAN ini diharapkan mampu untuk menggugah serta melakukan peningkatan kesadaran anak akan hak-hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya terhadap orang tua, masyarakat, hingga bangsa dan negara.
Berdasarkan latar belakang Keputusan Presiden tadi, maka peringatan HAN setidaknya dapat dijadikan pengingat yang tepat terhadap pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat agar dapat bersama-sama aktif meningkatkan kepedulian dan penghormatan terhadap hak-hak seorang anak.
Nah, adapun makna peringatan hari anak nasional ini adalah untuk menjadi momentum terhadap seluruh masyarakat Indonesia, mulai dari orang tua, keluarga, sekolah, hingga pemerintah untuk memerhatikan perlindungan dan pemenuhan hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal

Komentar
Posting Komentar