MAKASSAR, DUBELS MEDIA -pada tanggal 15 september 2019 kemarin terjadi sebab kebakaran hebat ditempat pembuangan akhir (TPA) tepatnya di TPA Tamangapa . Kejadian itu terjadi pada sore hari ,puluhan mobil damkar telah di kerahkan untuk memadamkan si jago merah. Hingga pagi hari dampak dari kebakaran tersebut sangat lah berbahaya karena asap itu berasal dari tumpukan sampah plastik. Kabut asap membuat jalan disekitaran Antang Raya ikut merasakan dampak nya. Terutama sekolah-sekolah yang ada di sekitaran Antang Raya. Dan khususnya SMAN 12 MAKASSAR salah satu sekolah yang dekat dengan lokasi kebakaran Sebagian siswa juga ke sekolah menggunakan masker , awal nya siswa(i) tidak diliburkan namun pihak guru melihat kondisi sangat buruk sehingga kegiatan belajar mengajar diliburkan hingga kondisi membaik.
"Seorang kepala sekolah itu harus tanggap dan saya juga mendengar kabar bahwa sekolah tetangga sudah ada 3 siswa yang pingsan akibat menghirup udara kotor tersebut. Dan saya juga cukup mengetahui akibat dari kebakaran sampah ini yg membawa zat kimia berbahaya." Ucap pak SUBHAN selaku kepala SMAN 12 MAKASSAR. Beliau juga menambahkan bahwa ia cukup mengetahui apa saja yang terkandung dalam udara kotor akibat terbakarnya TPA tersebut karena dulunya beliau adalah guru kimia juga.
"bagaimana kami mau belajar hari ini bila kondisi saja sangat tidak memungkinkan di jalan saja saat saya berangkat kondisi nya sangat parah , dan juga pernapasan kami sangat terganggu karena kabut asap yang berasal dari sampah plastik ini" ucap salah satu siswa kelas X mipa 6 yang bernama Meuthia Sendy Yulistisya.
Tentu saja kebakaran tersebut sangat merugikan banyak orang yang menghirup asap nya. Terdapat 2 kemungkinan terjadinya kebakaran ini yaitu karena kondisi iklim atau tidak disengaja karena penumpukan gas dari sampah dan cuaca panas dan yang kedua karena faktor buatan yaitu diduga ada oknum yang sengaja membakar TPA tersebut.
Namun hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran TPA tersebut namun api di lokasi kebakaran sudah padam dan asap nya mengangsur menghilang. Terimahkasih para damkar dan relawan serta warga setempat yang ikut memadamkan kebakaran tersebut. Sehingga kami dapat sekolah lagi dengan keadaan yang baik.
Kami berharap pemerintah dapat mempunyai solusi tegas agar tidak terjadinya kebakaran TPA lagi maupun disengaja dan tidak disengaja karena kami yang tinggal disekitaran lokasi kejadian sangat terganggu.
Semoga informasi diatas dapat berguna dan memperoleh manfaat bagi kita semua dan semoga kejadian ini tak terulang kembali.
-alz

Komentar
Posting Komentar